Mini Waterpark Toya Arum Suwaluh merupakan salah satu unit wisata yang dikelola oleh BUMDesa Suwaluh Mandiri Sejahtera (SMS). Nama Toya Arum dibaca Tuya Arum, yang memiliki makna “air yang harum”, melambangkan harapan akan kesegaran, kenyamanan, dan manfaat bagi masyarakat sekitar.
![]() |
| Toya Arum Suwaluh |
Latar belakang berdirinya Mini
Waterpark Toya Arum berangkat dari kebutuhan masyarakat akan sarana rekreasi
yang tidak hanya bersifat hiburan, tetapi juga memiliki nilai edukasi dan
olahraga. Secara geografis, wilayah Desa Suwaluh dinilai kurang mendukung untuk
pengembangan wisata rekreasi murni berbasis alam. Melihat kondisi tersebut,
BUMDesa SMS yang dikomandani oleh Mas Djoen berinisiatif menciptakan wahana
alternatif berupa kolam renang multifungsi.
Mini Waterpark Toya Arum dirancang
dengan tiga fungsi utama, yaitu sebagai sarana pendidikan, olahraga, dan
rekreasi bagi seluruh lapisan masyarakat. Keberadaan kolam renang ini
diharapkan dapat menjadi tempat pembelajaran air bagi anak-anak, mendukung
aktivitas olahraga masyarakat, sekaligus menjadi ruang rekreasi keluarga yang
aman dan terjangkau.
Pembangunan Mini Waterpark
Toya Arum diresmikan pada tahun 2024 oleh Kepala Desa Suwaluh, Bapak Nuryono.
Anggaran pembangunan wahana ini bersumber dari penyertaan modal masyarakat,
yang mencerminkan semangat gotong royong dan partisipasi aktif warga desa dalam
pengembangan potensi lokal.
Fasilitas yang tersedia di
Mini Waterpark Toya Arum terdiri dari kolam renang dewasa, kolam anak-anak, dan
kolam balita, sehingga dapat digunakan oleh berbagai kelompok usia. Dengan
konsep yang inklusif dan edukatif, Mini Waterpark Toya Arum Suwaluh diharapkan
mampu menjadi ikon wisata desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat
melalui pengelolaan BUMDesa yang berkelanjutan.
Keberadaan Mini Waterpark Toya
Arum memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat Desa Suwaluh. Wahana ini
membuka lapangan kerja baru, baik sebagai pengelola, petugas kolam, kebersihan,
maupun keamanan. Selain itu, meningkatnya jumlah pengunjung turut mendorong
pertumbuhan usaha mikro masyarakat, seperti pedagang makanan dan minuman,
penyewaan perlengkapan renang, serta pelaku UMKM lokal lainnya.
Pendapatan yang dihasilkan
dari pengelolaan Mini Waterpark Toya Arum menjadi sumber Pendapatan Asli Desa
(PADes) melalui BUMDesa, yang selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk mendukung
pembangunan desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian,
Mini Waterpark Toya Arum tidak hanya berperan sebagai sarana rekreasi dan
edukasi, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi desa yang berkelanjutan.

0 comments:
Posting Komentar
Sara Jorok Spam ma'af , Saya Hapus