Raja Jempol Blog

Raja Jempol Blog

Aneka Masakan Berbahan Daging

Raja Jempol Blog

Berikut ini adalah berbagai macam resep masakan yang berbahan dasar daging, terutama daging kambing dan dagig sapi.
Masakan khas Indonesia memang beraneka macam ini dikarenakan banyaknya budaya di Indonesia, dari daerah satu dengan yang lainnya berbeda-beda bagaimana mengolah masakan yang berbahan dasar sama.

Bakso Daging Sapi
Bahan-bahan :
* 1/2 kg daging sapi
* 5 batang daun seledri
* 2 ons tepung kanji
Bumbu-bumbu :
* 3 siung bawang putih
* lada, garam dan bumbu
* penyedap secukupnya
Cara membuatnya :
* daging yang sangat baik tanpa dicuci dan digiling halus
* kemudian dicampur dengan tepung kanji, garam dan bawang putih yang sudah dihaluskan beserta lada
* aduk hingga lumat benar, kemudian bulat-bulat menurut selera, lalu masukkan air yang sudah mendidih dan biarkan sampai masak
* cara menghidangkannya, ditaburi daun seloedri yang dipotong kecil-kecil dan bawang goreng. Kemudian tambahkan kecap, atau saos tomat dan bumbu penyedap.

BISTIK JAWA
Bahan-bahan :
* 1 kg daging sapi [sandung lamur/daging kelapa]
Bumbu-bumbu :
* 4 buah bawang merah
* 4 siung bawang putih
* 1 cangkir minyak goreng
* 1 sendok makan mentega
* 4 sendok makan kecap
* 1 lembar daun jeruk purut
* garam dan pala secukupnya
* 2 gelas air
* bawang goreng secukupnya
Cara membuatnya :
* daging dicuci bersih dipotong-potong, bawang putih dan bawang merah dihaluskan dan ditumis dengan 1 sendok makan minyak goreng. Bubuhkan garam, merica dan pala. Tuangkan 2 gelas air dan aduk sampai mendidih, kemudian masukkan daging yang telah direbus terlebih dahulu, sambil dibolak balik agar bumbunya merata dan meresap.
* bubuhkan secangkir minyak dan mentega yang telah dipanaskan, tunggu samapi busanya hilang, biarkan hingga coklat dan merata. Dan yang terakhir masukkan kecap manis dan air sedikit. Lalu angkat dari perapian, iris tipis-tipis dan letakkan dalam piring panjang, siram dengan kuah kecap dan taburkan bawang goreng.

SEMUR DAGING
Bahan-bahan :
* 1 kg daging
* kecap secukupnya
* beras segenggam disngrai
* ketumbar secukupnya dihaluskan
Bumbu-bumbu :
* lada dan pala secukupnya
* bawang merah, bawang putih dan jahe
* sepotong jari kayu manis
Cara membuatnya :
* semua bumbu dihaluskan, kemudian dipotong-potong, campurkan dengan beras dan ketumbar yang dihaluskan
* daging dibersihkan, lalu dipotontg-potong, campurkan dengan bumbu-bumbu halus, masak dan tuangi air sedikit demi sedikit.
* setelah empuk/lunak, angkat dan digoreng. Kemudian masukkan lagi dalam kuah yang tadi, dalam menghidangkan taburi bawang merah goreng diatasnya.

TUMIS DAGING WIJEN
Bahan-bahan :
* 500 gram daging has
* 1 sendok makan sherry/arak cina
* 1/2 sendok teh merica halus
* garam secukupnya
* 3 sendok makan minyak goreng
* 3 siung bawang putih, dicincang
* 1 buah bawang bombay, diirs-iris
* 3 buah cabe merah, diiris
* 3 buah cabai hijau, diris tipis
* 150 gram wortel, diiris
* 200 cc air
* 25 gram wijen, disangrai
* 1 sendok makan kecap
* 1 sendok makan saos
* 3 batang daun bawang
* 1 sendok makan tepung terigu, dilarutkan dalam sedikit air
Cara memasak :
* Daging diiris-iris tipis-tipis kemudian dicampur dengan dicampur dengan sheery, merica dan garam, diamkan selama 15 menit supaya bumbu meresap
* panaskan minyak goreng, tumis bawang putih, bawang bombay, cabe merah dan cabe hijau sampai layu masukkan daging.Aduk sampai daging berubah warna, masukkan wortel
* tambahkan air. kecap inggris dan saous maggi, masak terus sampai daging matang, lalu masukkan daun bawang..aduk
* setelah itu masukkan larutan terigu dan aduk sampai mengental, sebelum diangkat masukkan wijen.

DENDENG RAGI
Bahan-bahan :
* 1/2 kg daging sapi
* 1 butir kelapa setengah tua
Bumbu-bumbu :
* 5 buah bawang merah
* 3 siung bawang putih
* 1 sendok makan ketumbar
* 2 lembar daun salam
* 3 cabe merah
* 1 jari lengkuas
* 2 lembar daun jeruk purut
* Asam, garam dan gula merah secukupnya.
Cara membuatnya :
* daging sapi dicuci bersih dan diiris-iris, kelapa diparut. Semua bumbu dihaluskan kecuali gula merah dan daun salam
* Irisan daging dicampur dan diremas-remas dengan bumbu halus tersebut, kemudian ditumis, dituangi air, lalu daun salam dan gula merah dimasukkan, berikutnya kelapa parutan digoreng terus dengan api kecil sampai agak kering [kuning].

EMPAL DAGING
Bahan-bahan :
* 1/2 kg daging sapi [daging kisi baik untuk membuat empal]
Bumbu-bumbu :
* Bawang putih, ketumbar, kemiri, asam jawa
* Santan kelapa yang kental
* Garam secukupnya
Cara membuatnya :
* Daging sapi dibersihkan, direbus dan dipotong-potong sedang, kemudian tumbuk agar kelihatan agak pecah
* semua bumbu-bumbu diahluskan dan dibubuhi santan.
Rendam potongan-potongan daging tersebut dalam bumbu dan biarkan 1 atau 2 jam, gorenglah dengan minyak yang panasnya sedang-sedang saja.

KRENGSENGAN
Bahan dan bumbu-bumbu :
* 250 gram daging sapi
* 4 sendok makan petis udang
* 6 buah cabe rawit
* 6 buah bawang merah
* 2 siung bawang putih
* 2 buah tomat
* 4 gelas air
* 1 sendok teh lada halus
* 4 sendok makan minyak goreng
* 1 sendok makan garam
* 2 sendok makan kecap manis
Cara memasak :
* Daging dibersihkan dan dipotong potong
* haluskan semua bumbu, tambahkan petis udang. Campurkan daging lalu tumis, kemudian tambahkan air, rebus sampai lunak dan matang serta kuahnya mengental.


Itulah sedikit berbagai macam masakan berbahan dasar daging yang banyak kita jumpai di Indonesia, sumber menu adalah berdasar resep diberbagai warung makan, siapa penemu awal masakan ini ?
Penemunya adalah nenek moyang kita, namun para koki diera modern hanya menambahkan menunya sehingga sesuai selera era sekarang.

MANAJEMEN KEUANGAN SEKOLAH

A. Pengertian
Manajemen keuangan merupakan salah satu substansi manajamen sekolah yang akan turut menentukan berjalannya kegiatan pendidikan di sekolah. Sebagaimana yang terjadi di substansi manajemen pendidikan pada umumnya, kegiatan manajemen keuangan dilakukan melalui proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian, pengawasan atau pengendalian. Beberapa kegiatan manajemen keuangan yaitu memperoleh dan menetapkan sumber-sumber pendanaan, pemanfaatan dana, pelaporan, pemeriksaan dan pertanggungjawaban (Lipham, 1985; Keith, 1991).

Menurut Depdiknas (2000) bahwa manajemen keuangan merupakan tindakan pengurusan/ketatausahaan keuangan yang meliputi pencatatan, perencanaan, pelaksanaan, pertanggungjawaban dan pelaporan Dengan demikian, manajemen keuangan sekolah dapat diartikan sebagai rangkaian aktivitas mengatur keuangan sekolah mulai dari perencanaan, pembukuan, pembelanjaan, pengawasan dan pertanggung-jawaban keuangan sekolah.

B. Prinsip-prinsip
Manajemen keuangan sekolah perlu memperhatikan sejumlah prinsip. Undang-undang No 20 Tahun 2003 pasal 48 menyatakan bahwa pengelolaan dana pendidikan berdasarkan pada prinsip keadilan, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas publik. Disamping itu prinsip efektivitas juga perlu mendapat penekanan. Berikut ini dibahas masing-masing prinsip tersebut, yaitu transparansi, akuntabilitas, efektivitas, dan efisiensi.

1. Transparansi
Transparan berarti adanya keterbukaan. Transparan di bidang manajemen berarti adanya keterbukaan dalam mengelola suatu kegiatan. Di lembaga pendidikan, bidang manajemen keuangan yang transparan berarti adanya keterbukaan dalam manajemen keuangan lembaga pendidikan, yaitu keterbukaan sumber keuangan dan jumlahnya, rincian penggunaan, dan pertanggungjawabannya harus jelas sehingga bisa memudahkan pihak-pihak yang berkepentingan untuk mengetahuinya. Transparansi keuangan sangat diperlukan dalam rangka meningkatkan dukungan orangtua, masyarakat dan pemerintah dalam penyelenggaraan seluruh program pendidikan di sekolah. Disamping itu transparansi dapat menciptakan kepercayaan timbal balik antara pemerintah, masyarakat, orang tua siswa dan warga sekolah melalui penyediaan informasi dan menjamin kemudahan di dalam memperoleh informasi yang akurat dan memadai.

Beberapa informasi keuangan yang bebas diketahui oleh semua warga sekolah dan orang tua siswa misalnya rencana anggaran pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) bisa ditempel di papan pengumuman di ruang guru atau di depan ruang tata usaha sehingga bagi siapa saja yang membutuhkan informasi itu dapat dengan mudah mendapatkannya. Orang tua siswa bisa mengetahui berapa jumlah uang yang diterima sekolah dari orang tua siswa dan digunakan untuk apa saja uang itu. Perolehan informasi ini menambah kepercayaan orang tua siswa terhadap sekolah.

2. Akuntabilitas
Akuntabilitas adalah kondisi seseorang yang dinilai oleh orang lain karena kualitas performansinya dalam menyelesaikan tugas untuk mencapai tujuan yang menjadi tanggung jawabnya. Akuntabilitas di dalam manajemen keuangan berarti penggunaan uang sekolah dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan. Berdasarkan perencanaan yang telah ditetapkan dan peraturan yang berlaku maka pihak sekolah membelanjakan uang secara bertanggung jawab. Pertanggungjawaban dapat dilakukan kepada orang tua, masyarakat dan pemerintah. Ada tiga pilar utama yang menjadi prasyarat terbangunnya akuntabilitas, yaitu:
1) Adanya transparansi para penyelenggara sekolah dengan menerima masukan dan mengikutsertakan berbagai komponen dalam mengelola sekolah,
2) Adanya standar kinerja di setiap institusi yang dapat diukur dalam melaksanakan tugas, fungsi dan wewenangnya,
3) Adanya partisipasi untuk saling menciptakan suasana kondusif dalam menciptakan pelayanan masyarakat dengan prosedur yang mudah, biaya yang murah dan pelayanan yang cepat.
3. Efektifitas
Efektif seringkali diartikan sebagai pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. Efektivitas lebih menekankan pada kualitatif outcomes. Manajemen keuangan dikatakan memenuhi prinsip efektivitas kalau kegiatan yang dilakukan dapat mengatur keuangan untuk membiayai aktivitas dalam rangka mencapai tujuan lembaga yang bersangkutan dan kualitatif outcomes-nya sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
4. Efisiensi
Efisiensi adalah perbandingan yang terbaik antara masukan (input) dan keluaran (out put) atau antara daya dan hasil. Daya yang dimaksud meliputi tenaga, pikiran, waktu, biaya. Perbandingan tersebut dapat dilihat dari dua hal:
a. Dilihat dari segi penggunaan waktu, tenaga dan biaya
Kegiatan dapat dikatakan efisien kalau penggunaan waktu, tenaga dan biaya yang sekecil-kecilnya dapat mencapai hasil yang ditetapkan.
b. Dilihat dari segi hasil
Kegiatan dapat dikatakan efisien kalau dengan penggunaan waktu, tenaga dan biaya tertentu memberikan hasil sebanyak-banyaknya baik kuantitas maupun kualitasnya.
Tingkat efisiensi dan efektivitas yang tinggi memungkinkan terselenggaranya pelayanan terhadap masyarakat secara memuaskan dengan menggunakan sumber daya yang tersedia secara optimal dan bertanggung jawab.

C. Tujuan Manajemen Keuangan
Melalui kegiatan manajemen keuangan maka kebutuhan pendanaan kegiatan sekolah dapat direncanakan, diupayakan pengadaannya, dibukukan secara transparan, dan digunakan untuk membiayai pelaksanaan program sekolah secara efektif dan efisien. Untuk itu tujuan manajemen keuangan adalah:
1. Meningkatkan efektivitas dan efisiensi penggunaan keuangan sekolah
2. Meningkatkan akuntabilitas dan transparansi keuangan sekolah.
3. Meminimalkan penyalahgunaan anggaran sekolah.
Untuk mencapai tujuan tersebut, maka dibutuhkan kreativitas kepala sekolah dalam menggali sumber-sumber dana, menempatkan bendaharawan yang menguasai dalam pembukuan dan pertanggung-jawaban keuangan serta memanfaatkannya secara benar sesuai peraturan perundangan yang berlaku.

Tujuan utama manajemen keuangan adalah:
1. Menjamin agar dana yang tersedia dipergunakan untuk kegiatan harian sekolah dan menggunakan kelebihan dana untuk diinvestasikan kembali.
2. Memelihara barang-barang (aset) sekolah.
3. Menjaga agar peraturan-peraturan serta praktik penerimaan, pencatatan, dan pengeluaran uang diketahui dan dilaksanakan.

D. Tugas Manajer Keuangan
Dalam pelaksanaannya, manajemen keuangan menganut asas pemisahan tugas antara fungsi Otorisator, Ordonator, dan Bendaharawan. Otorisator adalah pejabat yang diberi wewenang untuk mengambil tindakan yang mengakibatkan penerimaan dan pengeluaran anggaran. Ordonator adalah pejabat yang berwenang melakukan pengujian dan memerintahkan pembayaran atas segala tindakan yang dilakukan berdasarkan otorisasi yang telah ditetapkan. Bendaharawan adalah pejabat yang berwenang melakukan penerimaan, penyimpanan, dan pengeluaran uang serta diwajibkan membuat perhitungan dan pertanggungjawaban.

Kepala Sekolah, sebagai manajer, berfungsi sebagai Otorisator dan dilimpahi fungsi Ordonator untuk memerintahkan pembayaran. Namun, tidak dibenarkan melaksanakan fungsi Bendaharawan karena berkewajiban melakukan pengawasan ke dalam. Sedangkan Bendaharawan, di samping mempunyai fungsi-fungsi Bendaharawan, juga dilimpahi fungsi ordonator untuk menguji hak atas pembayaran.
Manajer keuangan sekolah berkewajiban untuk menentukan keuangan sekolah, cara mendapatkan dana untuk infrastruktur sekolah serta penggunaan dana tersebut untuk membiayai kebutuhan sekolah.
Tugas manajer keuangan antara lain:
1. Manajemen untuk perencanaan perkiraan.
2. Manajemen memusatkan perhatian pada keputusan investasi dan pembiayaannya
3. Manajemen kerjasama dengan pihak lain
4. Penggunaan keuangan dan mencari sumber dananya

Seorang manajer keuangan harus mempunyai pikiran yang kreatif dan dinamin. Hal ini penting karena pengelolaan yang dilakukan oleh seorang manajer keuangan berhubungan dengan masalah keuangan yang sangat penting dalam penyelenggaraan kegiatan sekolah. Adapun yang harus dimiliki oleh seorang manajer keuangan yaitu strategi keuangan. Strategi tersebut antara lain:
1. Strategic Planning
Berpedoman keterkaitan antara tekanan internal dan kebutuhan ekternal yang datang dari luar. Terkandung unsur analisis kebutuhan, proyeksi, peramalan, ekonomin dan financial.
2. Strategic Management
Upaya mengelolah proses perubahan, seperti: perencanaan, strategis, struktur organisasi, kontrol, strategis dan kebutuhan primer.
3. Strategic Thinking
Sebagai kerangka dasar untuk merumuskan tujuan dan hasil secara berkesinambungan.

E. Sumber-Sumber Keuangan Sekolah
1. Dana dari Pemerintah
Dana dari pemerintah disediakan melalui jalur Anggaran Rutin dalam Daftar Isian Kegiatan (DIK) yang dialokasikan kepada semua sekolah untuk setiap tahun ajaran. Dana ini lazim disebut dana rutin. Besarnya dana yang dialokasikan di dalam DIK biasanya ditentukan berdasarkan jumlah siswa kelas I, II dan III. Mata anggaran dan besarnya dana untuk masing-masing jenis pengeluaran sudah ditentukan Pemerintah di dalam DIK. Pengeluaran dan pertanggungjawaban atas pemanfaatan dana rutin (DIK) harus benarbenar sesuai dengan mata anggara tersebut. Selain DIK, pemerintah sekarang juga memberikan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Dana ini diberikan secara berkala yang digunakan untuk membiayai seluruh kegiatan operasional sekolah.
2. Dana dari Orang Tua Siswa
Pendanaan dari masyarakat ini dikenal dengan istilah iuran Komite. Besarnya sumbangan dana yang harus dibayar oleh orang tua siswa ditentukan oleh rapat Komite sekolah. Pada umumnya dana Komite terdiri atas :
a. Dana tetap bulan sebagai uang kontribusi yang harus dibayar oleh orang tua setiap bulan selama anaknya menjadi siswa di sekolah.
b. Dana incidental yang dibebankan kepada siswa baru yang biasanya hanya satu kali selama tiga tahun menjadi siswa (pembayarannya dapat diangsur).
c. Dana sukarela yang biasanya ditawarkan kepada orang tua siswa terterntu yang dermawan dan bersedia memberikan sumbangannya secara sukarela tanpa suatu ikatan apapun.
3. Dana dari Masyarakat
Dana ini biasanya merupakan sumbangan sukarela yang tidak mengikat dari anggota-anggota masyarakat sekolah yang menaruh perhatian terhadap kegiatan pendidikan di suatu sekolah. Sumbangan sukarela yang diberikan tersebut merupakan wujud dari kepeduliannya karena merasa terpanggil untuk turut membantu kemajuan pendidikan. Dana ini ada yang diterima dari perorangan, dari suatu organisasi, dari yayasan ataupun dari badan usaha baik milik pemerintah maupun milik swasta.
4. Dana dari Alumni
Bantuan dari para Alumni untuk membantu peningkatan mutu sekolah tidak selalu dalam bentuk uang (misalnya buku-buku, alat dan perlengkapan belajar). Namun dana yang dihimpun oleh sekolah dari para alumni merupakan sumbangan sukarela yang tidak mengikat dari mereka yang merasa terpanggil untuk turut mendukung kelancaran kegiatankegiatan demi kemajuan dan pengembangan sekolah. Dana ini ada yang diterima langsung dari alumni, tetapi ada juga yang dihimpun melalui acara reuni atau lustrum sekolah.
5. Dana dari Peserta Kegiatan
Dana ini dipungut dari siswa sendiri atau anggota masyarakat yang menikmati pelayanan kegiatan pendidikan tambahan atau ekstrakurikuler, seperti pelatihan komputer, kursus bahasa Inggris atau keterampilan lainnya.
6. Dana dari Kegiatan Wirausaha Sekolah
Ada beberapa sekolah yang mengadakan kegiatan usaha untuk mendapatkan dana. Dana ini merupakan kumpulan hasil berbagai kegiatan wirausaha sekolah yang pengelolaannya dapatj dilakukan oleh staf sekolah atau para siswa misalnya koperasi, kantin sekolah, bazaar tahunan, wartel, usaha fotokopi, dll.

F. Proses Pengelolaan Keuangan di Sekolah
Komponen keuangan sekolah merupakan komponen produksi yang menentukan terlaksananya kegiatan belajar-mengajar bersama komponen komponen lain. Dengan kata lain, setiap kegiatan yang dilakukan sekolah memerlukan biaya.

Dalam tataran pengelolaan Vincen P Costa (2000 : 175) memperlihatkan cara mengatur lalu lintas uang yang diterima dan dibelanjakan mulai dari kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan sampai dengan penyampaian umpan balik. Kegiatan perencanaan menentukan untuk apa, dimana, kapan dan beberapa lama akan dilaksanakan, dan bagaimana cara melaksanakannya. Kegiatan pengorganisasian menentukan bagaimana aturan dan tata kerjanya. Kegiatan pelaksanaan menentukan siapa yang terlibat, apa yang dikerjakan, dan masing-masing bertanggung jawab dalam hal apa. Kegiatan pengawasan dan pemeriksaan mengatur kriterianya, bagaimana cara melakukannya, dan akan dilakukan oleh siapa. Kegiatan umpan balik merumuskan kesimpulan dan saran-saran untuk kesinambungan terselenggarakannya Manajemen Operasional Sekolah.

Muchdarsyah Sinungan menekankan pada penyusunan rencana (planning) di dalam setiap penggunaan anggaran. Langkah pertama dalam penentuan rencana pengeluaran keuangan adalah menganalisa berbagai aspek yang berhubungan erat dengan pola perencanaan anggaran, yang didasarkan pertimbangan kondisi keuangan, line of business, keadaan para nasabah/konsumen, organisasi pengelola, dan skill para pejabat pengelola.
Proses pengelolaan keuangan di sekolah meliputi:
1. Perencanaan anggaran
2. Strategi mencari sumber dana sekolah
3. Penggunaan keuangan sekolah
4. Pengawasan dan evaluasi anggaran
5. Pertanggungjawaban
Pemasukan dan pengeluaran keuangan sekolah diatur dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (RAPBS). Ada beberapa hal yang berhubungan dengan penyusunan RAPBS, antara lain:
1. Penerimaan
2. Penggunaan
3. Pertanggungjawaban

G. Pengelolaan Keuangan Sekolah yang Efektif
Pengelolaan akan dianggap efektif apabila merujuk pada Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (RAPBS) untuk satu tahun pelajaran, para kepala sekolah bersama smua pemegang peran di sekolah pada umumnya menempuh langkah-langkah sebagai berikut:
1. Merancang suatu program sekolah yang ideal untuk mencapai tujuan yang diinginkan pada tahun pelajaran yang bersangkutan.
2. Melakukan inventarisasi semua kegiatan dan menghitung perkiraan kebutuhan dana penunjang.
3. Melakukan peninjauan ulang atas program awal berdasarkan kemungkinan tersedianya dana pendukung yang dapat dihimpun.
4. Menetapkan prioritas kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun pelajaran yang bersangkutan.
5. Melakukan perhitungan rinci pemanfaatan dana yang tersedia untuk masing-masing kegiatan (Depdiknas, 2000 : 178 – 179)
6. Menuangkan perhitungan-perhitungan rinci tersebut ke dalam suatu format yang telah disepakati untuk digunakan oleh setiap sekolah.
7. Pengesahan dokumen RAPBS oleh instansi yang berwenang

Dengan tersedianya dokumen tertulis mengenai RAPBS tersebut Kepala Sekolah dapat mengkomunikasikannya secara terbuka kepada semua pihak yang memerlukan. Sumber dana yang tersedia di dalam RAPBS di manfaatkan untuk membiayai berbagai kegiatan manajemen operasional sekolah pada tahun pelajaran yang bersangkutan. Pada umumnya pengeluaran dana yang dihimpun oleh sekolah mencakup 5 kategori pembiayaan sebagai berikut :
1. Pemeliharaan, rehabilitasi dan pengadaan sarana/prasarana pendidikan.
2. Peningkatan kegiatan dan proses belajar mengajar.
3. Peningkatan kegiatan pembinaan kesehatan.
4. Dukungan biaya kegiatan sekolah dan peningkatan personil.
5. Kegiatan rumah tangga sekolah dan BP3

Dana yang tersedia di dalam RAPBS dapat sekaligus mencakup kegiatan untuk pengembangan sekolah. Namun demikian dana untuk keperluan pengembangan sekolah dapat disediakan secara khusus, sebagai tambahan dari RAPBS yang telah disusun. Untuk mencapai suatu tujuan tertentu yang telah diprogramkan sekolah dalam satu tahun pelajaran, diperlukan tersedianya sejumlah dana tertentu pula. Berapa besarnya dana yang diperlukan oleh sekolah agar tujuan itu dapat dicapai telah dihitung secara cermat oleh setiap sekolah melalui penyusunan RAPBS. Apabila jumlah dana yang diperlukan pada satu tahun pelajaran dibagi dengan jumlah semua siswa kelas I, II dan III di sekolah itu, maka akan ditemukan Satuan Harga Per Siswa (SHPS). Jumlah dana yang diperlukan oleh setiap sekolah sangat beragam. Jumlah siswa pada setiap sekolah pun berbeda-beda. Oleh karena itu SHPS pada masing-masing sekolah dengan sendirinya akan berbeda pula. Meskipun demikian sebenarnya harus ada suatu patokan SHPS minimal agar suatu mutu pendidikan tertentu dapat dicapai secara nasional.

H. Penyusunan RAPBS
Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (RAPBS) harus berdasarkan pada rencana pengembangan sekolah dan merupakan bagian dari rencana operasional tahunan. RAPBS meliputi penganggaran untuk kegiatan pengajaran, materi kelas, pengembangan profesi guru, renovasi bangunan sekolah, pemeliharaan, buku, meja dan kursi. Penyusunan RAPBS tersebut harus melibatkan kepala sekolah, guru, komite sekolah, staf TU dan komunitas sekolah. RAPBS perlu disusun pada setiap tahun ajaran sekolah dengan memastikan bahwa alokasi anggaran bisa memenuhi kebutuhan sekolah secara optimal.
Prinsip Penyusunan RAPBS, antara lain:
1. RAPBS harus benar-benar difokuskan pada peningkatan pembelajaran murid secara jujur, bertanggung jawab, dan transparan.
2. RAPBS harus ditulis dalam bahasa yang sederhana dan jelas, dan dipajang di tempat terbuka di sekolah.
3. Dalam menyusun RAPBS, sekolah sebaiknya secara saksama memprioritaskan pembelanjaan dana sejalan dengan rencana pengembangan sekolah.
Proses penyusunan RAPBS meliputi:
1. Menggunakan tujuan jangka menengah dan tujuan jangka pendek yang ditetapkan dalam rencana pengembangan sekolah
2. Menghimpun, merangkum, dan mengelompokkan isu-isu dan masalah utama ke dalam berbagai bidang yang luas cakupannya,
3. Menyelesaikan analisis kebutuhan,
4. Memprioritaskan kebutuhan,
5. Mengonsultasikan rencana aksi yang ditunjukkan/dipaparkan dalam rencana pengembangan sekolah,
6. Mengidentifikasi dan memperhitungkan seluruh sumber pemasukan,
7. Menggambarkan rincian (waktu, biaya, orang yang bertanggung jawab, pelaporan, dsb.), dan mengawasi serta memantau kegiatan dari tahap perencanaan menuju tahap penerapan hingga evaluasi.

F. Pertanggungjawaban Keuangan Sekolah

Kepala sekolah wajib menyampaikan laporan di bidang keuangan terutama mengenai penerimaan dan pengeluaran keuangan sekolah. Pengevaluasian dilakukan setiap triwulan atau per semester. Dana yang digunakan akan dipertanggungjawabkan kepada sumber dana. Jika dana tersebut diperoleh dari orang tua siswa, maka dana tersebut akan dipertanggungjawabkan oleh kepala sekolah kepada orang tua siswa. Begitu pula jika dana tersebut bersumber dari pemerintah maka akan dipertanggungjawabkan kepada pemerintah.

Tips Membeli Sepeda Motor Bekas

Semua orang pasti ingin membeli motor baru, akan tetapi dikarenakan dana yang ada tidak mencukupi, walaupun ada kredit motor baru dengan uang muka dan cicilan ringan, namun jika dikalkulasi harga cicilan berlipat dari harga jual tunai. Sehingga membeli motos bekas atau second menjadi alternatif. Agar dalam proses pembelian motor bekas tersebut tidak merugikan dengan mendapat motor yang tidak sesuai harga, perlu tips khusus untuk mengetahui kondisi motor tersebut berikut ini adalah beberapa langkah memeriksa motor bekas yang akan dibeli.
Motor bekas
1.Bandingkan harga pasaran
Sebelum Anda melakukan pencarian motor bekas yang akan Anda beli, sebaiknya lakukan cek harga motor di pasaran terlebih dahulu baik dari koran, majalah atau mungkin bisa juga dari situs jual beli.

2.Periksa nomor rangka dan mesin motor
Periksa nomor rangka dan mesin motor, lalu sesuaikan dengan nomor rangka serta nomor mesin yang tertera pada STNK maupun BPKB. Apabila sama belum tentu motor tersebut asli. Perhatikan lebih jelas apakah nomor rangka dan mesin motor adalah asli dan bukan ketokan kasar (biasa penjual atau penadah motor curian mengubah nomor rangka dan mesin dengan cara diketok).

3.Periksa kondisi fisik
Periksa kondisi body, spion, baut dan lainnya, apakah terlihat banyak goresan, kondisi retak atau pun pecah, akan lebih baik jika semua yang menempel pada motor adalah parts orisinil.

4.Periksa kondisi oli motor
Usahakan buka dan ukur oli motor yang ada di dalam mesin. Pastikan ukuran oli tidak berlebihan, karena oli yang berlebih akan membuat suara mesin menjadi lebih halus, sehingga dapat menyembunyikan suara asli motor yang mungkin berbunyi kasar atau berisik.
Oli Motor Terbaik – Total Hi-perf pilihan untuk keawetan motor perlu dipertimbangkan.

5. Periksa speedometer
Pastikan agar tidak ada retak atau adanya bekas pembongkaran. Lihat jumlah berapa km yang telah ditempuh oleh motor tersebut.Jika di atas 20.000 km maka dapat dipastikan akan banyak sekali komponen mesin yang akan segera Anda ganti. Tentunya akan membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.

6.Hidupkan mesin motor
Coba hidupkan mesin motor tersebut, apakah bisa stationer atau langsam. Karena kondisi pada mesin yang tidak bermasalah sehingga dapat langsam pada putarankurang lebih 1.500 rpm.

7. Cek perpindahan gigi
Jalankan kendaraan dan perhatikan posisi perpindahan gigi apakah terasa sulit atau tidak. Apabila terasa sulit berarti menandakan kampas kopling motor tersebut segera habis.Selain itu, dengarkan suaranya jika mendesir pada saat motor berjalan, kemungkinan besar gigi primer dari motor tersebut akan segera habis.

8.Periksa rangka atau sasis motor
Cek kelurusan roda motor depan dan belakang dan pastikan bahwa rangka atau sasis motor
tersebut tidak ada yang bengkok.Jalankan sekitar 40km/jam dan tekan rem sedikit mendadak untuk pastikan motor tidak sulit dikendalikan. Hal ini berguna untuk mendeteksi lurusnya sasis dan poros stang atau setir.

9.Periksa kebocoran
Usahakan dapat mengetest motor lebih lama dan setelah dijalankan sekitar 500 meter.
Perhatikan apakah terlihat adanya oli yang bocor melalui sela-sela mesin. Sekaligus mungkin ada air radiator yang bocor, bagi motor yang menggunakan radiator pastinya.

10.Periksa kondisi kelistrikan
Cek juga sistem kelistrikan dan lampu-lampu. Apabila semua berfungsi, berarti tidak ada kerusakan pada komponen dan kondisi aki motor tidak ada permasalahan.

11.Periksa kondisi roda
Lakukan pengecekan terhadap kondisi roda. Bagaimana kelurusan antara roda depan dengan roda belakang, hal ini untuk meyakinkan bahwa chasis atau rangka tidak bengkok, motor yang mengalami jatuh atau benturan keras bisa menyebabkan bengkok pada chasis.

12.Test ride
Setelah pengecekan semua sudah, lakukan finishing dengan melakukan test ride.Walaupun tadi sudah sedikit menjalankan motor bukan berarti tidak melakukan test ride untuk mencoba handling saat berakselerasi, apakah ada yang janggal atau tidak. Sumber :http://oto.detik.com

Itulah beberapa tips untuk membeli motor bekas, untuk melihat tips tentang mobil kunjungi Oli Mobil Terbaik di Indonesia – Total Quartz

Pengumuman Hasil Seleksi PPDB SMP Negeri di Sidoarjo 2015

Belanja di Elevenia Gratis Voucher 1 Juta
Pengumuman hasil seleksi test smp, Untuk hasil seleksi masuk jalur test : SMPN 1 SIDOARJO, SMPN 3 SIDOARJO, SMPN 5 SIDOARJO, SMPN 1 SEDATI, klik [ LIHAT HASIL SELEKSI ] sekolah pilihan dibawah ini :
JADWAL PPDB JALUR NILAI UAN JADWAL PELAKSANAAN SEBAGAI BERIKUT :
yang meliputi: SMP Negeri 1 Buduran, SMP Negeri 2 Buduran,SMP Negeri 1 Candi ,SMP Negeri 2 Candi ,SMP Negeri 3 Candi,SMP Negeri 1 Porong ,SMP Negeri 2 Porong Ds. Reno Kenongo ,SMP Negeri 3 Porong ,SMP Negeri 1 Krembung ,SMP Negeri 2 Krembung ,SMP Negeri 1 Tulangan ,SMP Negeri 1 Tanggulangin,SMP Negeri 2 Tanggulangin, SMP Negeri 1 Jabon, SMP Negeri 2 Jabon ,SMP Negeri 1 Krian,SMP Negeri 2 Krian,SMP Negeri 3 Krian,SMP Negeri 1 Balongbendo,SMP Negeri 2 Balongbendo, SMP Negeri 1 Tarik,SMP Negeri 2 Tarik, SMP Negeri 1 Prambon, SMP Negeri 1 Wonoayu,SMP Negeri 2 Wonoayu,SMP Negeri 1 Taman, SMP Negeri 2 Taman,SMP Negeri 3 Taman ,SMP Negeri 1 Sukodono ,SMP Negeri 2 Sukodono,SMP Negeri 1 Gedangan,SMP Negeri 2 Gedangan ,SMP Negeri 1 Waru ,SMP Negeri 2 Waru,SMP Negeri 3 Waru,SMP Negeri 4 Waru, SMP Negeri 2 Sedati

JADWAL PELAKSANAAN :
NoJenis KegiatanSMP, SMA, SMK/INKLUSI/SPMLB,SMALB,SMKLB
1Pendaftaran Reguler20 & 22 - 24 Juni 2015 Dari peserta didik ke satuan pendidikan
Pendaftaran Inklusi20 & 22 Juni 2015 Dari SP ke UPTD Cabdindik
2seleksi/pengolahan25 - 27 Juni 2015
3Pengumuman 129 Juni 2015
4Daftar ulang30 Juni & 1 Juli 2015
5Pengumuman 22 Juli 2015
6Daftar ulang 23 - 4 Juli 2015
7permulaan th ajaran baru27 Juli 2015
8Pelaksanaan MOS27 - 29 Juli 2015

MEKANISME PENDAFTARAN
1. Calon siswa mengisi formulir pemilihan sekolah.
2. Berkas Formulir pemilihan sekolah dimasukkan di SMPN terdekat, dengan melengkapi:
o SKHUN asli bagi lulusan tahun pelajaran 2012-2013 atau 2013-2014 atau peserta didik dari luar Kabupaten Sidoarjo.
o Kartu peserta Ujian Sekolah asli.
KETENTUAN LAIN
1. Usia maksimal 18 (delapan belas) tahun pada awal tahun pelajaran 2015/2016.
2. Bebas memilih dan menentukan urutan sekolah yang diinginkan, maksimal 2 (dua) sekolah dari 40 SMP Negeri.
3. Nilai Sekolah (NS) yaitu gabungan dari 70% rata-rata rapor kelas IV (semester 7 & 8); kelas V (semester 9 & 10); dan kelas VI (semester 11) dengan 30% nilai US (Ujian Sekolah) untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA.
4. Jika terjadi NS (Nilai Sekolah) sama maka yang dipakai acuan menentukan peringkat tertinggi adalah NS dengan urutan:
o Bahasa Indonesia;
o Matematika;
o IPA
5. Bagi peserta didik yang Kartu Keluarga (KK) dan domisilinya di wilayah Kabupaten Sidoarjo, tetapi asal sekolahnya dari luar Kabupaten Sidoarjo, tidak ada pembatasan kuota 10 % (persen).
6. Bagi peserta didik yang berdomisili di luar wilayah Kabupaten Sidoarjo dibatasi maksimal 10 % (persen) dari kuota Penerimaan Peserta Didik untuk masing-masing Satuan Pendidikan sebagaimana yang di amanatkan dalam Peraturan Bupati.
7. Pada poin angka (5) dan (6) pendaftaran dilakukan di SMKN 3 Buduran Sidoarjo (ICT Center) serta melampirkan Surat Rekomendasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo bagi calon peserta didik asal sekolah dari Luar Kabupaten Sidoarjo.
NB : UNTUK DAFTAR SMP NEGERI DI SIDOARJO DAN KODE, ALAMAT, NO TELP KLIK DAFTAR SMP NEGERI DI SIDOARJO

HASIL SELEKSI BISA DILIHAT DIBAWAH INI :
Bila cek status/hasil seleksi pada situs diatas "ERROR" atau tidak keluar silahkan kunjungi http://www.ppdbsidoarjo.net

Hasil Seleksi PPDB SMP SMA SMK Negeri Sidoarjo 2015

Oli Mobil Terbaik Di Indonesia Total Quartz Pengumuman hasil seleksi test tanggal 15 Juli 2015, Untuk hasil seleksi masuk jalur test : SMPN 1 SIDOARJO, SMPN 3 SIDOARJO, SMPN 5 SIDOARJO, SMPN 1 SEDATI, SMAN 1 DIDOARJO, SMAN 2 SIDOARJO, SMAN 3 SIDOARJO
SMAN 1KRIAN, SMAN 1 TAMAN, SMAN 1 KREMBUNG , klik [ LIHAT HASIL SELEKSI ] sekolah pilihan dibawah ini :

Untuk sekolah-sekolah yang menerima siswa baru jalur nilai UAN , pengumuman kunjungi situs dibawah ini :

Bila cek status/hasil seleksi pada situs diata "ERROR" atau tidak keluar silahkan kunjungi: http://www.ppdbsidoarjo.net


JADWAL PPDB JALUR NILAI UAN :
NoJenis KegiatanSMP, SMA, SMK/INKLUSI/SPMLB,SMALB,SMKLB
1Pendaftaran Reguler20 & 22 - 24 Juni 2015 Dari peserta didik ke satuan pendidikan
Pendaftaran Inklusi20 & 22 Juni 2015 Dari SP ke UPTD Cabdindik
2seleksi/pengolahan25 - 26 Juni 2015
3Pengumuman 127 Juni 2015
4Daftar ulang29 Juni s/d 1 Juli 2015
5Pengumuman 22 Juli 2015
6Daftar ulang 23 - 4 Juli 2015
7permulaan th ajaran baru27 Juli 2015
8Pelaksanaan MOS27 - 29 Juli 2015

Belanja di Elevenia Gratis Voucher 1 Juta

Belanja online di elevenia semakin seru dengan gratis voucher 1 juta. Mau belanja untuk keperluan berhari raya, atau belanja untuk keperluan sekolah jelang tahun pelajaran baru ? saat bulan puasa amatlah panas terik kalau kita berjalan-jalan ke mall atau toko untuk belanja keperluan masa bulan puasa dan juga berhari raya, begitupula terkadang waktu amat disibukkan saat jelang tahun ajaran baru bagi anak-anak sekolah. Tanpa harus belanja terkena sinar terik matahari, menghabiskan banyak waktu belanja bisa dilakukan dengan cara duduk santai. Dengan cukup mengunjungi elevenia.co.id kemudian pilih barang bayar pemesanan, barang akan dikirim sampai dirumah.

elevenia adalah salah satu online store yang ada di Indonesia dengan berbagai macam produk pilihan.

Synthesis Development – Indonesia Developer Property

Ada banyak tempat yang dijadikan tujuan belanja, menginap saat berlibur dibeberapa kota di Indonesia atau juga merupakan pilihan sebuah kawasan untuk tempat tinggal. Sebuah kawasan perbelanjaan, hotel, mall, perumahan, apartement akan terlihat enak dikunjungi dan dijadikan tempat tinggal tak luput dari seperti apa kinerja development menciptakan karyanya sesuai dengan keinginan publik serta perkembangan jaman tanpa harus mengorbankan kenyamanan bagi pemakainya.

Synthesis Development Indonesia Developer Property adalah salah satu Developer Properti Indonesia Terbaik dengan karya menakjubkan yang dapat dilihat hingga sekarang.Sebelum melihat hasil karya mereka dari tahun ketahun alangkah baiknya sedikit kita mengetahui apa sih syntheis development.

Synthesis Development adalah perusahaan pengembang di Indonesia yang memiliki beragam proyek di bidang properti, ritel, apartemen, perumahan, superblok, kantor, dan hotel. Synthesis Development memiliki manajemen proyek terpadu, konsultan, desain dan pengembangan. Kesuksesan Synthesis Development didorong oleh tim yang solid dan komitmen untuk mendapatkan hasil dengan cara yang benar. Dengan bertanggung jawab, melaksanakan dengan semangat dan menjadi yang terbaik, menerapkan teknologi inovatif dan menangkap peluang baru. Synthesis Development didirikan pada tahun 1992, dengan nama ProLease yang merupakan konsultan properti dan manajemen pusat perbelanjaan.

Sebuah terobosan baru dicetuskan pada tahun 1999, ketika Synthesis Development mengawali pembangunan properti milik sendiri. Proyek pengembangan pertama Synthesis Development adalah Plaza Semanggi, bangunan ikonik dalam proyek pengembangan Jakarta. Plaza Semanggi adalah tonggak penting Synthesis Development dalam bisnis pengembangan properti di Indonesia. Pada tahun 2005, merek Synthesis Development mulai digunakan sebagai merek di bisnis properti yang berkonsentrasi pada pengembangan properti. Synthesis Development menyadari mimpi telah menjadi kenyataan, dari tahun 1999 sampai sekarang, Synthesis Development telah membangun lebih dari 10 proyek properti, untuk masyarakat kelas menengah dan atas, seperti apartemen dan mall, hotel, dan gedung perkantoran.

Berikut ini adalah mahakarya daru Synthesis Development dari tempat perbelanjaan, maal, apartement, hunian hingga hotel.

Plaza Semanggi
Synthesis Development Indonesia Developer Property
Sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta Selatan yang berdiri di sekitar perkantoran, mal ini adalah bangunan paling ikonik di kota Jakarta ibangun tahun 1999

Casablanca Mansion
Synthesis Development Indonesia Developer Property
Apartemen di salah satu lokasi yang paling terkemuka di Jakarta Selatan, Casablanca Mansion menawarkan sebagai apartemen kemewahan dan banyak kemudahan dari sisi akses transportasi umum tahun 2004

The Lavande
Synthesis Development Indonesia Developer Property
The Lavende sebuah hunian dengan konsep eksotis dan modern yang terletak di Tebet Jakarta Selatan,

De Oaze
Synthesis Development Indonesia Developer Property
Hunian dengan konsep eksotis dan modern yang berlokasi di Jakarta Barat.

Urbana Place
Synthesis Development Indonesia Developer Property
Urbana sebuah perumahan mewah dan tematik terpadu dengan konsep elegan di lingkungan modern jantung Bintaro tahun 2007.

Kalibata City
Synthesis Development Indonesia Developer Property
Kalibata City, sebuah “mixed use” superblok lahan seluas 12 hektar, yang terdiri dari apartemen, serta mal, lengkap dengan hutan kota dan taman besar tahun 2008

Hotel Bali Nusa Dua
Synthesis Development Indonesia Developer Property
Hotel yang cocok untuk menginap dihari libur

Karya-karya spektakuler tersebut diatas adalah bukti Synthesis Development-Developer Properti Indonesia Terbaik

Oli Mobil Terbaik di Indonesia – Total Quartz

Anda Mencari Oli untuk Mobil anda dengan kwalitas Terbaik di Indonesia , Total Quartz adalah solusinya

total quartz blogging competition